You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pengejaran
Desa Pengejaran

Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Provinsi Bali

PEMERINTAH DESA PENGEJARAN SALURKAN BLT DD TAHAP I, II, DAN III TAHUN 2025.

Administrator 12 Maret 2025 Dibaca 27 Kali
PEMERINTAH DESA PENGEJARAN SALURKAN BLT DD TAHAP I, II, DAN III TAHUN 2025.

Pengejaran, Rabu [12/03/2025]. Pemerintah Desa Pengejaran telah melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap 1, 2, dan 3 tahun 2025. Penyaluran bantuan ini berlangsung selama bulan Januari hingga Maret 2024, bertempat di Kantor Desa Pengejaran.

Sebanyak 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan yang bersumber dari Dana Desa ini. Setiap KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000,- per bulan, sehingga total bantuan yang diterima dalam tiga tahap mencapai Rp 900.000,- per KPM.

Perbekel Desa Pengejaran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program BLT-DD ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Desa Pengejaran. "Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat miskin, terutama mereka yang rentan secara ekonomi dan membutuhkan uluran tangan di masa sulit ini," ujarnya.

Adapun sasaran utama penerima BLT-DD tahap 1, 2, dan 3 adalah warga desa yang memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin ekstrim, lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang memiliki penyakit menahun.

Pemerintah Desa berharap, bantuan yang telah disalurkan ini dapat digunakan secara bijak oleh para penerima manfaat untuk kebutuhan pokok sehari-hari, seperti pembelian sembako, kebutuhan pendidikan anak, serta kebutuhan kesehatan. Proses penyaluran BLT-DD dilaksanakan dengan transparan, disaksikan dan diserahkan langsung oleh Ketua BPD. Dengan terlaksananya penyaluran BLT-DD tahap 1, 2, dan 3 ini, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya bagi para lansia, penyandang disabilitas, masyarakat yang kurang mampu, serta masyarakat yang memiliki penyakit menahun.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image